Samarinda (12/12/2018), Menindak lanjuti Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kantimtara tentang persetujuan Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan tahun 2018, Bea Cukai Samarinda melakukan kegiatan pemusnahan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kanwil DJKN Provinsi Kaltim, perwakilan KPKNL Samarinda, Kepala PT. Pos Indonesia Kota Samarinda dan PT. Gudang Garam Samarinda. Adapun jenis barang yang dimusnahkan berupa 763.600 batang rokok dan 171 botol minuman keras, dengan perkiraan nilai kerugian negara sebesar Rp. 383.550.000,00.

Banyaknya jumlah barang hasil penindakan, merupakan bukti keseriusan Bea Cukai Samarinda dalam hal pengawasan. Maraknya peredaran rokok dan minuman keras ilegal, ditindak lanjuti secara cepat dan tegas.

Berbagai bentuk jenis pelanggaran yang dilakukan diantaranya, penggunaan pita cukai palsu, penggunaan pita cukai bekas, tidak dilekati pita cukai dan penggunaan pita cukai bukan untuk peruntukkanya (personalisasi).

Kegiatan pengawasan juga sebagai bentuk usaha optimalisasi penerimaan negara di bidang cukai. Dengan adanya pelanggaran, berarti ada hak-hak negara yang tidak terbayarkan oleh pengusaha tersebut.

Kepala Kantor Bea Cukai Samarinda, Yudiyarto dalam penjelasannya mengatakan “ Hari ini kita melakukan kegiatan pemusnahan BMN terkait penegakkan hukum terhadap Barang Kena Cukai (BKC) ilegal yang ada di wilayah kerja Bea Cukai Samarinda, penindakan BKC Ilegal ini berupa kegiatan operasi pasar yang dilakukan di semester kedua tahun 2018”.

“Setelah Barang ini diserahkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, kemudian diusulkan untuk dilakukan pemusnahan karena sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi untuk kepentingan negara, dan ini merupakan kegiatan yang ketiga kali di tahun ini “ imbuhnya.

#beacukai
#beacukaimakinbaik
#beacukaisamarinda
#bckalbagtim
#kemenkeuri

News

JASA PEMBUATAN WEBSITE & SOFTWARE