Samarinda – (03/05/2018) Dalam rangka menjalankan salah satu fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai Community Protector yaitu melindungi masyarakat dari peredaran barang impor ilegal dan barang kena cukai ilegal antara lain Rokok, Pakaian impor bekas, Perhiasan imitasi, Obat-obatan dan makanan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan untuk mengamankan penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai, sektor industri dalam negeri, dan kesehatan masyarakat, Bea Cukai Samarinda melaksanakan Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) Hasil Penindakan sepanjang tahun 2016 s.d 2017 di area parkir Kantor Bea Cukai Samarinda.

Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC-HT) atau Rokok Ilegal, Pakaian impor bekas, Perhiasan imitasi, Obat-obatan dan makanan tersebut dianggap tidak hanya merugikan negara, tapi juga mengancam kesehatan masyarakat apabila dikonsumsi dan digunakan tanpa mematuhi kaidah atau aturan yang berlaku.

Kepala Kantor Bea Cukai Samarinda, Yudiyarto menyampaikan bahwa rokok ilegal yang dimusnahkan merupakan barang kena cukai yang tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, yaitu dilekati pita cukai tetapi bukan peruntukannya dan salah personalisasi pita cukai. Sedangkan pemusnahan barang-barang selain rokok illegal disebabkan oleh 2 (dua) hal, yaitu pertama tidak diselesaikan pemilik barang dikarenakan melebihi batas waktu penyelesaian selama 60 hari dan kedua, barang-barang tersebut tidak dapat diselesaikan karena tidak memenuhi peraturan larangan dan atau pembatasan yang berlaku.

Acara pemusnahan ini dihadiri oleh Perwakilan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Provinsi Kalimantan Timur dan Utara, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Samarinda dan PT. Pos Indonesia (persero) Samarinda.

Barang Milik Negara yang dimusnahkan terdiri atas Rokok ilegal sebanyak 346.000 batang dari berbagai merk, pakaian bekas 400 pcs, Obat-obatan 6 Keping, 4 bungkus, 1 pcs, Makanan ringan 15 kotak, Perhiasan imitasi 4 pcs, Rempah-rempah 50 pack, Kaos kaki 10 pasang, Omega squa 1 pcs, Celana jeans bekas 15 pcs dengan total nilai perkiraan barang sebesar Rp 218.914.877,00. (dua ratus delapan belas juta sembilan ratus empat belas ribu delapan ratus tujuh puluh tujuh rupiah).

Setelah selesai pemusnahan BMN, dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan oleh Tim Pemusnahan BMN Bea Cukai Samarinda dan disaksikan Kepala Kantor Bea Cukai Samarinda, Perwakilan KPKNL Samarinda, Kanwil DJKN Provinsi Kaltimtara dan PT Pos Indonesia (persero) Samarinda.

#beacukai

#beacukaisamarinda

#beacukaikalbagtim

#beacukaimakinbaik

#stoprokokilegal

#PCBT

#PIBT

News

JASA PEMBUATAN WEBSITE & SOFTWARE