Coffee Morning Bea Cukai Samarinda Bersama Surveyor

Samarinda (01/11/2018), Dalam rangka meningkatkan pelayanan di bidang ekspor dan menjaga sinergi dengan instansi terkait, Bea Cukai Samarinda menyelenggarakan Coffee Morning Bersama Surveyor. Acara ini dihadiri oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi & UMKM Provinsi Kalimantan Timur dan 9 (Sembilan) perusahaan Surveyor diwilayah Samarinda.

Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean. Sebagai gerbang terakhir dari proses terjadinya ekspor, Bea Cukai Samarinda bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas, baik dari segi pengawasan maupun pelayanan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan nomor : 13/M-DAG/PER/3/2012 Tentang Ketentuan Umum di Bidang Ekspor, barang ekspor dikelompokkan menjadi 3 (tiga), yaitu :
Barang bebas ekspor
Barang ekspor dibatasi
Barang dilarang ekspor

Untuk barang ekspor dibatasi, wajib dilakukan verifikasi oleh lembaga Surveyor. Pengertian dari lembaga surveyor sendiri adalah sebuah perusahaan survey yang mendapat otorisasi untuk melakukan pemeriksaan teknis barang ekspor. Adapun hasil dari kegiatan verikasi adalah Laporan Surveyor (LS). Dimana dokumen tersebut merupakan salah satu persyaratan yang harus harus dilampirkan pada Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), atas barang ekspor kategori dibatasi.

Dalam sambutannya, Yudiyarto selaku Kepala Kantor Bea Cukai Samarinda menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan agar saling mengenal mengenai fungsi dan tugas masing-masing, sehingga dapat tercipta sinergi, dan pada akhirnya menciptakan kelancaran bagi proses barang ekspor.

Sementara itu, Heni Purwaningsih, S.Si, M.Si, selaku Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi & UMKM Provinsi Kalimantan Timur menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sebaiknya sering dilakukan, agar dapat tercipta sinergi, sekaligus sebagai wadah penyampaian informasi baik itu mengenai peraturan terbaru ataupun kendala yang dihadapi.

Kegiatan ekspor di bawah pengawasan Bea Cukai Samarinda meliputi beberapa komoditas, diantaranya batubara, produk kelapa sawit dan produk kehutanan (kayu). Dimana barang tersebut merupakan komoditas ekspor kategori dibatasi.

Acara sesi diskusi berlangsung sangat efektif, karena masing-masing memberikan pertanyaan baik masalah kendala yang dihadapi, ataupun ingin mengetahui Standar Operasional Prosedur (SOP) kerja satu sama lain, sesuai peraturan yang berlaku.

#beacukai
#beacukaimakinbaik
#beacukaisamarinda
#bckalbagtim
#kemenkeuri

News

JASA PEMBUATAN WEBSITE & SOFTWARE